PROJECT STOP

GAMBARAN

Setiap hari, 850 ton sampah dihasilkan di Kabupaten Banyuwangi dengan lebih dari 78%, atau 666 ton sampah yang tidak terkelola dengan baik[1] sebagian besar berasal dari rumah tangga yang membakar dan membuang sampah di sungai sekitar atau lingkungan. Project STOP akan bekerja dengan pemerintah Kabupaten Banyuwangi untuk mencapai target JAKSTRADA (Kebijakan dan Strategi Daerah dalam Pengelolaan Sampah), yang dikembangkan oleh sejumlah dinas di Banyuwangi, program CLOCC[2] dan Project STOP.

Project STOP Banyuwangi merupakan kelanjutan dari Project STOP Muncar yang mengembangkan sistem pengelolaan sampah tingkat kabupaten dengan bisnis pengelolaan material sampah. Pendekatan solusi daur ulang dan ekonomi sirkular ini memungkinkan Project STOP untuk mengoptimasi nilai ekonomi dari sampah. Diluncurkan pada bulan Februari 2022 oleh Borealis dan SYSTEMIQ, bekerja sama dengan Pemerintah Banyuwangi di Jawa Timur, Indonesia, Project STOP Banyuwangi merupakan inisiatif kolektif untuk memperkuat pendekatan sistem pengelolaan sampah untuk kehidupan yang lebih baik dan lingkungan yang lebih sehat. Kabupaten Banyuwangi berlokasi di timur pulau Jawa, yang merupakan salah satu pusat perekonomian yang penting di Indonesia, dan rumah dari lebih dari setengah penduduk Indonesia.

[1] https://www.cloccglobal.org/post/clocc-finds-that-78-of-waste-in-banyuwangi-is-unmanaged

[2] https://www.cloccglobal.org/

Mengoptimalkan keberlanjutan finansial pengangkutan dan pemilahan sampah tetap menjadi prioritas utama bagi semua mitra untuk memastikan kelangsungan sistem pengelolaan sampah di masa depan. Project STOP mengeksplorasi model pembiayaan berkelanjutan melalui sistem-sistem pada sektor pemerintah dan swasta. Pembiayaan yang diperbarui akan mendukung model tata kelola yang terkoordinasi dengan tanggung jawab dan akuntabilitas yang jelas, yang selanjutnya berkontribusi pada efektivitas dan efisiensi sistem persampahan. Upaya ini secara keseluruhan bertujuan untuk berkontribusi pada komitmen nasional Indonesia untuk mengurangi polusi plastik laut sebesar 70% pada tahun 2025.

Leave a Reply